Saturday, September 18, 2010

Harapan SBY terhadap Pimpinan KPK

Do you want to share?

Do you like this story?

Jadi penggemar di Facebook ...
Bagikan artikel ini ..
JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengakui salah satu komponen dalam reformasi sekarang ini, yaitu reformasi hukum dan pemberantasan korupsi di Indonesia, masih memprihatinkan. Oleh sebab itu, pemilihan dua calon Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di DPR dalam waktu dekat ini, diharapkan Presiden Yudhoyono, menjadi babak baru untuk menciptakan sentimen moral di masyarakat menegakkan dan melawan korupsi.

Harapan Presiden Yudhoyono itu disampaikan Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha di Jakarta, Jumat (17/9/2010), saat dimintai tanggapan Kompas perihal pernyataan Dana Moneter Internasional (IMF) di Washington DC, Amerika Serikat, mengenai ancaman korupsi yang semakin parah di Indonesia.

"Presiden prihatin dan mengakui reformasi hukum dan pemberantasan korupsi masih bermasalah di luar kemajuan lainnya di berbagai bidang. Apa yang disampaikan IMF benar. Karena itu, saat bertemu kedua calon Ketua KPK Pak Busyro (Busyro Muqoddas) dan Pak Bambang (Bambang Widjajanto) kemarin, Presiden benar-benar berharap salah satu calon yang terpilih dapat menjadikan KPK sebagai babak baru pemberantasan korupsi di Indonesia," ujar Julian.

Menurut Julian, kedua calon Ketua KPK itu sama-sama memiliki jejak rekam yang baik sehingga jika salah satunya terpilih diharapkan dapat menciptakan sentimen moral melawan korupsi di masyarakat.

"Presiden juga berharap, sentimen moral dapat diciptakan dengan pengungkapan kasus-kasus korupsi lain, selain juga dapat mencegah terjadinya korupsi di masyarakat sehingga tidak ada ruang lagi untuk melakukan korupsi," kata Julian.

Julian menambahkan, KPK di bawah pimpinan ketua yang baru diharapkan dapat memimpin "peperangan" melawan para koruptor dan mencegah terjadinya tindakan korupsi yang semakin masif.

sumber : http://id.news.yahoo.com/kmps/20100918/tpl-presiden-berharap-ada-sentimen-moral-81d2141.html

baca juga artikel ini :

0 komentar:

Post a Comment

Advertisements

Advertisements