Saturday, September 18, 2010

Jalan R.E. Martadinata Amblas

Do you want to share?

Do you like this story?

Jadi penggemar di Facebook ...
Bagikan artikel ini ..
Menurut Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak, biangnya adalah gerusan dari air yang ada di bawah jalan.

Jalan RE Martadinata sudah berusia tiga dekade. Terletak di tepi daratan Jakarta Utara, di beberapa tempat ia langsung bertemu dengan air laut. Kamis (16/9) dini hari, jalan tersebut ambles. Yang tadinya ruas coran beton, seperti lenyap ditarik gravitasi.

Jalan negara itu punya peran vital. Jalan RE Martadinata biasa dilalui truk dan trailer kontainer dari dan menuju Pelabuhan Tanjung Priok. Maka, ketika jalan itu sempat ambles terkena rob dan mengganggu kelancaran arus kendaraan, ruas jalan itu ditinggikan. Baru sepekan selesai dikerjakan, eh, ambles lagi. Lebih dalam pula. Total, ruas yang ambles sepanjang 100 meter, lebar enam meter, dengan dalam tujuh meter.

Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto memperkirakan butuh waktu tiga bulan untuk memperbaiki ruas itu. Rencananya, kata dia, ruas jalan yang ambles akan dilebarkan menjadi sembilan meter.

Jadi, apa penyebab jalan itu ambles? Menurut Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak, biangnya adalah gerusan dari air yang ada di bawah jalan. "Selama ini, penanganannya hanya di lapisan atas. Konstruksi bawahnya dari beton, tapi daya dukungnya berkurang karena digerogoti air," ujarnya.

Kata Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, yang datang menjenguk wilayah itu pada Jumat (17/9) pagi, yang dimakan abrasi adalah lapisan tanah yang paling bawah. "Tergerus hempasan air yang diakibatkan kapal yang akan bersandar di pinggir laut," kata ahli tata kota itu, seperti dilaporkan Liputan6.com.

Hari-hari ke depan, agaknya macet akan jadi makanan di seputaran daerah itu. Joko Kirmanto memperkirakan, untuk memulihkan salah satu urat ekonomi itu bakal diperlukan dana sebesar Rp 6 hingga 7 miliar.

Pandangan Peneliti terhadap Amblasnya Jalan R.E. Martadinata

JAKARTA - Peneliti di bidang Pantai Kasi Uji Mutu Puslitbang Air Balai Pantai Kementrian PU, Dedi Junarsa menduga bahwa kecil kemungkinan arus air laut yang jadi penyebab amblesnya Jalan RE Martadinata.
“Kami belum arah ke sana (penyebabnya) pengaruh air kan besar. Tapi sepertinya tidak ada arus air yang kencang, sepertinya tenang,” ucap Dedi di lokasi kejadian, Sabtu (18/9/2010).

Dia menambahkan, pihaknya mengukur arus, kecepataan air dan kedalaman. “Atimetri pengukuruan bentuk di dalam air dasar,” sambungnya.

Kami, lanjutnya, menggunakan alat sontek dengan melihat pengaruh air kepada struktur.

“Nanti hasilnya kita laporkan ke atasan. Kita telah sejak kemarin meneliti hal ini,” tutupnya.

Sebelumnya, Direktur Wilayah II Binamarga PU, Winarno mengatakan bahwa amblesnya Jalan RE Martadinata di Jakarta Utara sepanjang 103 meter dan kedalaman 7 meter itu disebabkan abrasi laut. Jalan raya sepanjang ratusan meter itu adalah jalan yang menghubungkan Ancol ke Tanjung Priok di mana terus-menerus tergerus aliran arus air laut sehingga membuat jalan ambles.
(lsi)

sumber :
http://id.news.yahoo.com/yn/20100917/tpl-amblesnya-jalan-martadinata-2a441bb.html
http://news.okezone.com/read/2010/09/18/338/373444/jalan-martadinata-belum-tentu-ambles-karena-abrasi

baca juga artikel ini :

0 komentar:

Post a Comment

Advertisements

Advertisements