Sunday, September 5, 2010

Ketegasan Kepemimpinan SBY terhadap Konflik RI - Malaysia

Do you want to share?

Do you like this story?

Jadi penggemar di Facebook ...
Bagikan artikel ini ..
Ketegangan hubungan Indonesia-malaysia akhir-akhir ini, membuat kita sebagai rakyat Indonesia besungut-sungut, bahkan jengkel. Dan akumulasi dari kejengkelan itu, telah “ditunaikan” oleh LSM BENDERA dengan melemparkan Tinja ke kedutaan besar Malaysia di Jakarta. He he he… tinja koq dipake melempar segala…. Ini merupakan simbolisasi kebencian mendalam kita kepada negara Malaysia.

Sejak beberapa tahun terakhir,di milis-milis dan situs jejaring sosial bermunculan kelompok-kelompok perorangan, baik dari pihak Indonesia maupun pihak Malaysia. Kalau kita simak diskusi-diskusi di dunia maya tersebut, bisa membuat kita jengkel tapi juga bisa membuat kita tertawa terpingkal-pingkal. Soalnya kedua seteru di dunia maya ini saling mengata-ngatai.

Orang yang mengaku Indonesia menyebut Malaysia dengan Malingsia/Malong. Dan dibalas oleh kelompok yang mengaku dari Malaysia dengan menyebut Indonesia dengan Indonsial. Lebih jauh lagi mereka saling mempersetan lawan. Indonesia dikatakan budak Belanda, sedangkan Malaysia dkatakan Budak Inggris.

Bahkan lebih yang lebih membuat kita tensi kepada Malaysia adalah lagu Indonesia Raya yang dipelintir (ndak usahlah disebutkan dituliskan disini teks Indonesia raya plintiran itu). Serta berbagai macam hinaan dan makian diantara kedua belah pihak.

saya koq melihat janggal sengketa Indonesia-Malaysia ini. Soalnya setiap ada peristiwa-peristiwa sensitif yang melanda kedua negara. Pasti banyak bermunculan pembisik-pembisik siluman, agar Indonesia menyerang saja malaysia. Begitupun barangkali di Malaysia. Koq kedua negara serumpun ini indikasinya selalu mau dibenturkan dalam perang.

Pembisik-pembisik siluman ini rupanya ingin kedua negara “Islam” saling bunuh-bunuhan, hancur-hancuran. Dan setelah kedua negara ini hancur akibat perang. Maka pembisik-pembisik siluman ini akan bersulang meminum whisky di gedung-gedung tinggi mereka. Mereka telah berhasil melenyapkan kedua negara yang sama-sama “Islam” ini. Pembisik-pembisik siluman ini kemudian mejelmakan diri, menguasai kedua negara ini baik dari segi ekonomi, agama dan politik.

Intinya saya menganggap Pidato Pak Sby di Mabes TNI telah membunuh ambisi pembisik-pembisik siluman ini. Karena Pak SBY dengan tegas berkata tidak akan melakukan jalan peperangan untuk menyelesaikan masalah sensitif antara Indonesia-Malaysia. Pak SBY tetap mengedepankan penyelesaian diplomasi. Padahah sebelumnya pembisik-pembisik siluman tadi sempat girang, satu langkah lagi keinginan mereka akan segera terwujud. Mereka telah menyiapkan pesta minum Whisky.

Tapi setelah statement Pak SBY yang mengedepankan Peace daripada War. Itu berdampak besar. Para pembisik-pembisik siluman ini menggelapar mati, karena keinginan yang hampir tercapai jadi kandas. Ternyata pidato Pak SBY ampuh juga.

Catatan:

Pembisik-pembisik siluman tadi sebenarnya adalah Yahudi Tulen yang ada di Israel dan yahudi Jadi-jadian yang ada Di negara Adikuasa.

kontributor : Amir Al-Maruzy
tautan :
http://mappasomba1980.multiply.com/journal/item/59/Pidato_SBY_Membunuh_Pembisik-Pembisik_Siluman

baca juga artikel ini :

0 komentar:

Post a Comment

Advertisements

Advertisements