Sunday, September 19, 2010

Nasib Peneliti Indonesia Dipertanyakan

Do you want to share?

Do you like this story?

Jadi penggemar di Facebook ...
Bagikan artikel ini ..
"Kan sedih sekali mendengar laporan, banyak riset tidak sampai selesai karena kekurangan atau ketiadaan biaya." tutur , Angelina Sondakh.

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi X DPR RI (Bidang Pendidikan) dari Fraksi Partai Demokrat, Angelina Sondakh mengaku sedih dengan informasi semakin banyaknya peneliti Indonesia `lari` ke Malaysia.

"Satu-satunya cara yang tercepat untuk mengatasi hal ini, anggaran penelitian harus ditingkatkan, beri kesejahteraan lebih kepada para peneliti ini," tegasnya kepada ANTARA di Jakarta, Sabtu malam.

Angelina Sondakh menilai, aspek kesejahteraan merupakan faktor yang sangat mempengaruhi eksistensi para peneliti itu, sehingga akhirnya banyak di antara mereka lebih suka bekerja di luar negeri, terutama di Malaysia.

"Saya akan berjuang di Dewan untuk menaikkan anggaran penelitian yang tergerus dengan anggaran rutin, terutama di Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti)," tandasnya.

Mantan Putri Indonesia ini mengatakan, keberadaan peneliti bagi Indonesia sangat penting, karena merekalah SDM bermutu yang amat diharapkan mempercepat transformasi bangsa.

"Kan sedih sekali mendengar laporan, banyak riset tidak sampai selesai karena kekurangan atau ketiadaan biaya. Padahal, mestinya seluruh riset harus tuntas dan ada tindak lanjutnya untuk diadopsi untuk keperluan publik atau komersial. Sayang sekali jika hal semacam ini terus berulang," katanya lagi.

Angelina Sondakh lalu menambahkan, dia akan mengajak semua rekannya di Komisi X DPR RI dari lintas fraksi, agar sama-sama memperjuangkan peningkatan kesejahteraan para peneliti serta memperbanyak anggaran penelitian.

sumber : http://id.news.yahoo.com/antr/20100919/tpl-peneliti-indonesia-banyak-lari-ke-ma-cc08abe.html

baca juga artikel ini :

1 komentar:

bam said...

sekarang nasib para "pejabat fungsional peneliti" memang sangat makmur sejahtera (jangan baca "peneliti" yg blm tentu menerima tunjangan penelitian). tetapi kok nasib ibu Angelina Sondakh malah sebaliknya? sangat ironis...

Post a Comment

Advertisements

Advertisements