Wednesday, September 15, 2010

Sang Pencerah Film Inspiratif Ahmad Dahlan

Do you want to share?

Do you like this story?

Jadi penggemar di Facebook ...
Bagikan artikel ini ..
Sepulang dari Mekah, Darwis muda (Ihsan Taroreh) mengubah namanya menjadi Ahmad Dahlan. Seorang pemuda usia 21 tahun yang gelisah atas pelaksanaan syariat Islam yang melenceng ke arah Bid’ah /sesat

Melalui Langgar / Surau nya Ahmad Dahlan (Lukman Sardi) mengawali pergerakan dengan mengubah arah kiblat yang salah di Masjid Besar Kauman yang mengakibatkan kemarahan seorang kyai penjaga tradisi, Kyai Penghulu Kamaludiningrat (Slamet Rahardjo) sehingga surau Ahmad Dahlan dirobohkan karena dianggap mengajarkan aliran sesat. Ahmad Dahlan juga di tuduh sebagai kyai Kafir hanya karena membuka sekolah yang menempatkan muridnya duduk di kursi seperti sekolah modern Belanda.

Ahmad Dahlan juga dituduh sebagai kyai Kejawen hanya karena dekat dengan lingkungan cendekiawan Jawa di Budi Utomo. Tapi tuduhan tersebut tidak membuat pemuda Kauman itu surut. Dengan ditemani isteri tercinta, Siti Walidah (Zaskia Adya Mecca) dan lima murid murid setianya : Sudja (Giring Nidji), Sangidu (Ricky Perdana), Fahrudin (Mario Irwinsyah), Hisyam (Dennis Adishwara) dan Dirjo (Abdurrahman Arif), Ahmad Dahlan membentuk organisasi Muhammadiyah dengan tujuan mendidik umat Islam agar berpikiran maju sesuai dengan perkembangan zaman

[ MVP PICTURES | Lukman Sardi, Zaskia A. Mecca, Slamet Rahardjo, Giring Nidji, Ihsan Idol, Ikranegara, Sudjiwo Tedjo ]

sumber : http://m.21cineplex.com/movie/sangpencerah,2364.htm

Film yang sangat inspiratif ini tentunya menggugah kita untuk memperjuangkan prinsip kita , selama hal tersebut tidak bertentangan dengan masalah Aqidah .

melalui status salah satu penonton dari Sang Pencerah , ada bagian yang dikutip oleh Achmad Zulakbar yakni :

Mengapa kamu (AD) menggunakan buku-buku dan alat-alat sekolah buatan kafir. Akhirnya , Kyai yang mengugat ditanya balik oleh AD :"naik apa kyai dari Magelang ke Yogya?"Kyai sambil tertawa: "hanya orang bodoh, yang berjalan kaki dari Magelang ke Yogya, ya saya naik kereeeeetaaa..."Sambil tersenyum tenang AD menyahut: "kalau begitu, hanya orang bodoh yang menyebut sekolah ini sekolah kafir, karena kereta dibuat oleh orang kafir..." 10 jam yang lalu

Inilah realita di Zaman KH.Ahmad Dahlan dan upayanya untuk memajukan pendidikan dan menggalakkan Gerakan Persyarikatan Muhammadiyah yang berarti "Pengikut Nabi Muhammad SAW".

baca juga artikel ini :

0 komentar:

Post a Comment

Advertisements

Advertisements