Friday, September 10, 2010

Statement dan Harapan SBY kepada AS dan PBB atas Hari Pembakaran Al-Quran

Do you want to share?

Do you like this story?

Jadi penggemar di Facebook ...
Bagikan artikel ini ..
Tentunya hari Pembakaran Al-Quran yang diprakarsai oleh Pdt. Terry Jones dan pengikutnya telah mencemaskan masyarakat Islam Dunia . Indonesia sebagai salah satu negara dengan penganut agama Islam terbesar tentunya turut serta dalam 'mengecam' perbuatan yang dilakukan Pdt. Terry Jones.

Bapak Susilo Bambang Yudhoyono selaku kepala Negara Republik Indonesia memberikan statement dan pandangan terhadap hari Pembakaran Al-Quran dan permintaan presiden kepada AS dan PBB untuk mencegah hal ini terjadi.

Statement on the planned burning of the Al-Quran by Reverend Terry Jones and his followers

Statement
by the President of the Republic of Indonesia on the planned burning of the Al-Quran by Reverend Terry Jones and his followers
Jakarta, 10 September 2010

I stand before you, accompanied by leaders of all faiths in Indonesia: Christianity, Catholicism, Buddhism, Hinduism, and of course, Islam. All of us, without exception, as also the entire Indonesian nation, have strong commitment to peace, harmony and tolerance among nations, religions and peoples.

We stand here collectively, as the world is facing a grave threat and danger.
What is being planned by Reverend Terry Jones and his followers in Florida, the United States of America, to openly and before the public, burn the Holy Al-Qur’an, not only wound the feelings of the Islamic Ummah but, I am also certain, the feelings of the followers of other faiths, and indeed, can threaten international peace and security.

I am, of course, aware of the reported cancellation of the heinous act by reverend Terry Jones. However, none of us can be complacent; until such despicable idea is totally extinguished.
Therefore, I continue to urge the Government and People of the United States, to ensure the prevention of such incomprehensible, irrational and immoral act.

The values of the American nation which emphasize tolerance, freedom of religion and common sense are being tested.

Hence, once again, the Government and the American nation must continue to take serious action to prevent and stop such uncivilized act. The United Nations must also immediately act to ensure that international peace and security is not threatened by the act of a group of irresponsible people.

The United Nations Declaration on Human Rights very clearly stipulates that individual rights and freedoms have their limitations, especially when related to morality and public order. The United Nations Security Council also has the mandate and responsibility to maintain international peace and security.

I believe that the act of burning the Holy Script of a religion will incite horizontal conflict in virtually all parts of the world and can incite violent action and wide retaliation that can cause large number of victims. Despite the reported cancellation of the planned burning of the Holy Al-Qur’an, I urge the Security Council of the United Nations to be seized of the matter and to be ready at all time to convene and take necessary action.

Indonesia calls on all states, and followers of faiths all around the world, to unite and act together to prevent the uncivilized intention of Reverend Terry Jones to burn the Holy Al- Qur’an.

Indonesia also urges and calls on followers of all faiths throughout the world, including in our own country, not to be provoked and trapped into taking horizontal acts of violence which will further complicate the issue.

Once again, this is a very serious issue. We must act quickly and decisively now to prevent conflict and violence between faiths; and instead, build harmony among religions and civilizations, as well as to continue to maintain international peace and security.

Jakarta, 10 September 2010.
The President of the Republic of Indonesia
DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono

SBY minta AS dan PBB mencegah Hari Pembakaran Al-Quran

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat (10/9) siang, memberikan keterangan pers mengenai sikap Indonesia terhadap rencana pembakaran Alquran oleh Pendeta Terry Jones dan pegikutnya dari Florida, Amerika Serikat. "Saya berpendapat bahwa ini sesuatu yang membahayakan bagi harmoni antarumat beragama dan antarperadaban di seluruh dunia, termasuk mengancam perdamaian dan keamanan internasional," kata Presiden SBY usai bertemu tokoh dari berbagai agama dan tokoh politik, di halaman tengah Istana Kepresidenan.

Oleh karena itu, lanjut Presiden, pemerintah Indonesia mengambil langkah dan tindakan yang diperlukan dengan tujuan untuk mencegah terjadinya pembakaran Alquran itu.

Tindakan yang dimaksud oleh Presiden SBY adalah mengirimkan surat kepada Presiden AS Barack Obama. Nada surat tersebut tajam, terarah, dan serius, mengenai pencegahan rencana Terry Jones. "Saya mendengar berita bahwa surat itu telah diterima dan direspon secara positif," SBY menambahkan.

Presiden juga berbicara dengan SekJen PBB Ban Ki-moon pukul 09.00 WIB tadi untuk meminta PBB dan bila perlu Dewan Keamanan PBB juga mengambil langkah-langkah yang tegas, proaktif, dan sesuai waktu. "Pada tingkat PBB pun harus berusaha dengan serius untuk mencegah dan mengagalkan rencana yang sungguh tidak bisa diterima akal sehat itu," Presiden SBY menegaskan.

Menurut Presiden, PBB memiliki fungsi untuk memelihara perdamaian dan keamanan internasional, dan Deklarasi Hak Asasi Manusia PBB pun mengatakan kebebasan itu ada batasnya. "Batasnya adalah apabila bertentangan dengan kebebasan orang lain yang sah dan juga bertentangan dengan nilai-nilai moral, ketertiban umum, maupun kesejahteraan yang lebih luas," Kepala Negara menjelaskan.

Dewan Keamanan PBB juga mempunyai fungsi untuk menjaga keamanan dan kedamaian internasional. "Oleh karena itu manakala betul-betul masih ada rencana untuk membakar kitab suci Alquran ini, maka Dewan Keamanan PBB diharapkan bisa segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan," ujar SBY.

Kepala Negara berharap melalui mimbar konperensi pers ini dunia dan umat beragama --agama apapun-- harus bersatu, mencegah rencana yang sangat tidak bermoral itu. "Saya dengan tulus memberikan penghargaan dan terima kasih kepada para pemimpin dan pemuka agama, yang saya ikuti hari-hari terakhir ini tetap kompak, tetap bersatu, dalam arti tidak terprovokasi, bahkan bertindak bersama untuk menyampaikan protes yang keras agar, sekali lagi, rencana dari Terry Jones ini tidak dilaksanakan," kata SBY.

Ketika menyampaikan pernyataan ini, Presiden SBY didampingi berbagai tokoh, baik tokoh agama, politik, ataupun pemerintahan. Beberapa di antaranya adalah Bahrul Hayat, Nazaruddin Umar (Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama), KH Agil Suraj (Ketua Umum PB NU), Yunan Yusuf, Chandra Setiawan, Ahmad Jauhari, Pendeta Kemala, Monsingnor Angkur (Konferensi Gereja Indonesia), dan tokoh Islam AM. Fatwa, dan Hartati Murdaya dARI Walubi. Terlihat pula Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, dan Ketua DPD Irman Gusman. (arc)

sumber :
Pidato SBY dan Statement tentang Hari Pembakaran Al-Quran oleh Terry Jones dan pengikutnya
http://www.presidensby.info/index.php/pidato/2010/09/10/1476.html
SBY minta AS dan PBB mencegah Pembakaran Al-Quran
http://www.presidenri.go.id/index.php/fokus/2010/09/10/5861.html

baca juga :
Hillary Clinton turut mengecam Hari Pembakaran Al-Quran

baca juga artikel ini :

0 komentar:

Post a Comment

Advertisements

Advertisements