Saturday, October 2, 2010

Depok berobsesi meraih Adipura

Do you want to share?

Do you like this story?

Jadi penggemar di Facebook ...
Bagikan artikel ini ..
DEPOK – Demi obsesi meraih penghargaan lingkungan adipura, Pemerintah Kota Depok mulai memberlakukan kebijakan tegas terkait masalah persampahan. Hal itu lantaran jumlah volume sampah yang masih tinggi dan maraknya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di puluhan titik.

Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail menginstruksikan kepada 11 kecamatan untuk berani menindak tegas warga yang tertangkap basah membuang sampah sembarangan. Hal itu, kata Nur Mahmudi, untuk memperbaiki nilai oleh Kementrian Lingkungan Hidup menjelang penilaian Adipura.

”Saya sudah amanahkan camat dan lurah untuk lakukan penangkapan terhadap warga, dan proses penyadaran, tangkap lalu dibuat berita acara, belum bicara soal denda dulu, tapi harus siap untuk tidak mengulang,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (02/10/10).

Sementara itu Camat Cipayung Depok Eko Herwiyanto mencatat sejak diberlakukan akhir September 2010, sudah ada enam warga tertangkap tangan membuang sampah sembarangan. Hal itu, kata Eko, untuk menjadikan syok terapi bagi warga.

”Kami terus bersihkan TPA Cipayung, dan ada enam warga yang sudah kami tangkap, warga Citayam dan Bojong Pondok Terong, mereka kami suruh buat surat pernyataan untuk tidak mengulang kembali, mereka terancam sidang tindak pidana ringan, denda ataupun kurungan tiga bulan,” tegas Eko.

Jumlah volume sampah di Depok setiap hari yakni mencapai 3500 meter kubik dengan 20 Unit Pengolahan Sampah (UPS). Banyaknya TPS liar diduga menjadi salah satu faktor gagalnya Depok meraih Adipura.(crl)

sumber : http://news.okezone.com/read/2010/10/02/338/378455/awas-buang-sampah-sembarangan-di-depok-ditangkap

baca juga artikel ini :

Advertisements

Advertisements