Saturday, October 23, 2010

Menyambut Idul Adha , Pemerintah akan memotong anggaran perjalanan Dinas

Do you want to share?

Do you like this story?

Jadi penggemar di Facebook ...
Bagikan artikel ini ..
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah akan memotong anggaran perjalanan dinas dan pos anggaran lainnya untuk mencapai target efisiensi anggaran yang telah ditetapkan, kata Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi yang juga anggota tim efisiensi anggaran kementerian.

Gamawan yang ditemui setelah pelantikan Komjen Pol Timur Pradopo sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Jumat, menjelaskan, pemotongan anggaran perjalanan dinas itu adalah salah satu prioritas jangka pendek dalam efisiensi anggaran.

"Misalnya adalah perjalanan dinas, yang mestinya delapan hari bisa efektif menjadi empat hari saja," kata Gamawan memberikan contoh pola efisiensi.

Selain itu, katanya, penghematan bisa dilakukan dengan mengurangi peserta perjalanan dinas.

Kemudian, pemerintah juga akan mengevaluasi lokasi rapat instansi pemerintah. Selama ini, beberapa instansi pemerintah, baik di pusat maupun daerah, sering menggelar rapat di luar kota atau di tempat lain, meski ada ruang rapat di instansi tersebut.

"Misalnya kenapa kalau bisa di kantor, kenapa harus di hotel?" katanya.

Mendagri menegaskan, efisiensi itu akan dilakukan secara menyeluruh pada tingkat pusat dan daerah.

Khusus bagi pemerintah daerah, dia menegaskan, pemerintah akan mempelajari lagi segala aturan yang terkait dengan pos-pos belanja pemerintah daerah. Dia mencontohkan, fasilitas bagi pejabat daerah yang kualitasnya melebihi ketentuan akan ditarik.

Menurut Gamawan, efisiensi anggaran juga merupakan pekerjaan jangka panjang. Salah satu strategi jangka panjang yang akan dilakukan oleh pemerintah adalah perampingan struktur instansi pemerintah.

Dia menyebut penghapusan atau penggabungan sejumlah direktorat jenderal di setiap kementerian sebagai salah satu cara untuk mencapai target efisiensi.

Gagasan efisiensi anggaran dilontarkan sebelumnya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika memimpin rapat kabinet paripurna di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (21/10).

Dari APBN 2010 senilai lebih dari Rp1.100 triliun, anggaran untuk kementerian dan lembaga sekitar Rp600 triliun. Apabila angka tersebut dihemat sebanyak sepuluh persen, menurut Presiden, maka penghematan yang bisa didapatkan negara adalah senilai Rp60 triliun.

Uang yang diperoleh dari penghematan tersebut bisa digunakan untuk hal lain, misalnya menutupi kekurangan dana dalam pengadaan alat utama sistem persenjataan yang selama ini diperoleh melalui kredit eskpor yang termasuk utang.

Presiden telah menugaskan Kepala Unit Kerja Presiden untuk Pengendalian dan Pengawasan Pembangunan (UKP4), Kuntoro Mangkusubroto untuk menggerakkan ide optimalisasi penghematan anggaran itu hingga ke tingkat daerah.

sumber : http://id.news.yahoo.com/antr/20101022/tpl-pemerintah-akan-potong-anggaran-perj-cc08abe.html

baca juga artikel ini :

0 komentar:

Post a Comment

Advertisements

Advertisements