Thursday, October 21, 2010

Tim Yunior Sepakbola Indonesia Juara di Italia

Do you want to share?

Do you like this story?

Jadi penggemar di Facebook ...
Bagikan artikel ini ..
Jakarta: Mitos atau persepsi bahwa supremasi sepakbola itu ada pada bangsa Eropa, Amerika Latin, atau negara-negara tertentu tidak selalu benar. Buktinya, Indonesia yang kurang diperhitungkan telah meraih sukses yang luar biasa. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan hal ini ketika menerima kedatangan tim sepakbola The All Star Team-Milan Junior Camp Indonesia di Istana Negara, Rabu (20/10) sore. Tim ini baru saja menjuarai turnamen di Italia.

"Yang penting pelihara semangat, kecintaan pada negeri ini, tekad yang bulat yang membaja untuk menjadi yang terbaik dan siaplah berlaga di manapun," ujar SBY sore ini mengenakan pakaian timnas Indonesia. "Kalau sekarang bisa, di waktu yang akan datang juga bisa. Kalau kalian bisa, yang lain juga harus bisa," Presiden menambahkan.

Menurut SBY, kalau di usia muda saja sudah bisa, maka makin dewasa dengan latihan yang baik, pembinaan yang makin baik, juga tetap sekolah dan belajar dengan baik sangat bisa untuk tetap menjadi juara dan mengharumkan nama bangsa dan negara.

Kuncinya adalah mencintai profesi itu. Dengan mencintai profesi, lanjut SBY, seberat apapun tantangan dan masalah, sehebat apapun lawan yang akan dihadapi, kita akan berhasil. "Peliharalah jiwa juang, semangat untuk menjadi yang terbaik, dan tekad untuk mengharumkan nama bangsa dan negara kita," Presiden mengingatkan.

Presiden SBY menegaskan, tidak ada sesuatu pun yang mudah untuk dicapai kecuali dengan semangat dan kecintaan yang mendalam. "Seperti yang kalian tunjukkan. Saya salut, kami harus belajar dari kalian untuk menjadi juara, menjadi yang terbaik, dan berhasil dalam pertandingan di Italia kemarin," ujar SBY. Tak lupa pula, Presiden mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pelatih dan pembina.

Menanggapi beberapa anggota tim yang berasal dari keluarga kurang mampu, Presiden meminta untuk tidak berkecil hati. "Pak SBY juga dulu berasal dari keluarga yang kurang mampu. Yang penting jaga prestasi ini, potensi begini baik jangan disia-siakan," Presiden menegaskan.

Kepala Negara berharap tim junior ini kelak jadi penerus timnas senior. Untuk itu potensi mereka harus terus dipertahankan guna mempersiapkan langkah 5 atau 10 tahun ke depan. "Mungkin ketika kalian berjaya nanti, Pak SBY sudah tidak menjadi presiden, akan menonton dengan semangat di pinggir lapangan, sambil bangga, karena kalian akan menjadi pemimpin-pemimpin yang hebat," kata Presiden. (yun)

sumber : http://www.presidenri.go.id/index.php/fokus/2010/10/20/5988.html

baca juga artikel ini :

0 komentar:

Post a Comment

Advertisements

Advertisements