Thursday, December 16, 2010

Keistimewaan Yogyakarta versi Pemerintah

Do you want to share?

Do you like this story?

Jadi penggemar di Facebook ...
Bagikan artikel ini ..
JAKARTA — Draf RUU Keistimewaan atau RUUK DIY versi pemerintah kini sudah berada di DPR. Pembahasan akan segera dilakukan Dewan setelah masuk masa sidang pasca-reses mulai 10 Januari mendatang.

Apakah ada perubahan konsep dari apa yang selama ini disosialisasikan pemerintah? "Yang disampaikan apa, yang dirubah apa, saya enggak ngerti juga," kata Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/12/2010).

Selama ini, materi yang sangat kontroversial dan menimbulkan polemik adalah terkait mekanisme pemilihan Gubernur DIY. Patrialis memaparkan sejumlah keistimewaan yang diatur dalam RUUK DIY versi pemerintah. "Jogja itu sangat istimewa, dalam RUU-nya sangat istimewa juga," katanya. Apa itu keistimewaannya?

1. Sri Sultan Hamengku Buwono dan Paku Alam diberikan kesempatan sepenuhnya untuk menjadi calon gubernur dan wakil gubernur. "Kalau beliau mencalonkan diri, enggak usah pakai parpol, tapi melalui perseorangan bisa diterima. Itu satu yang istimewa," kata dia.

2. Jika Sultan dan Paku Alam mencalonkan diri, keluarga Keraton yang lain tidak boleh ikut mencalonkan diri. Hal itu, dikatakan Patrialis, untuk menjaga hubungan kekerabatan Keraton.

3. Jika Sultan dan Paku Alam tidak mencalonkan diri, maka calon lain dari parpol harus mendapat persetujuan dari Sultan. "Istimewa, kan?" ujar Patrialis.

4. Selain itu, setiap keputusan pemerintah daerah juga harus mendapatkan persetujuan dari Sultan.

5. Pengadaan peraturan istimewa Yogyakarta melalui perdais juga melalui persetujuan dari Sultan dan Paku Alam. "Apa enggak istimewa? Jadi orang enggak tahu, istimewanya banyak kan?" katanya.

Mengenai aspirasi masyarakat Yogyakarta yang tecermin dalam keputusan DPRD DIY, dikatakan Patrialis, pemerintah menghormatinya. Namun, apakah keputusan tersebut nantinya dapat menjadi keputusan di DPR, sangat tergantung pada proses pembahasan yang berlangsung.

sumber : http://nasional.kompas.com/read/2010/12/16/17415751/Inilah.Keistimewaan.DIY.Versi.Pemerintah

baca juga artikel ini :

0 komentar:

Post a Comment

Advertisements

Advertisements