Wednesday, April 6, 2011

Polisi Joget India bebas Sanksi , tapi dikenai 'Hukuman'

Do you want to share?

Do you like this story?

Jadi penggemar di Facebook ...
Bagikan artikel ini ..
Inilah akhir dari penyelidikan Mapolda Gorontalo atas seorang Brimob yang belakangan diketahui bernama Norman Kamaru . Pasalnya setelah video joget India-nya di upload ke YouTube , Norman mendapat teguran dari Mapolda Gorontalo atas sikap indisiplinernya (baca : Mapolda Gorontalo akan Selidiki Brimob Joget India).

Namun setelah diadakan penyelidikan lebih detail , Brigadir Polisi Satu Norman Kamaru akhirnya bisa bernapas lega. Polri batal menjatuhkan sanksi indisipliner kepadanya karena mengunggah aksi menyanyi lipsing lagu India-nya ke Youtube. Alasannya, saat perekaman lipsing itu, Norman dalam status bebas tugas.

"Setelah kita lakukan pemeriksaan, Brigadir Satu Polisi Norman Kamaru tidak dalam jam dinas (berjoget India)," jelas Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (6/4).

Walaupun Norman tidak dijatuhkan sanksi indisipliner , ia mendapat 'hukuman' dari kesatuannya . Namun hukuman yang didapatkan oleh sang Polisi ini sepertinya justru menyalurkan bakatnya . Pagi ini (6/4) disiarkan di 8-11 Show MetroTV , Norman menyanyi di depan teman-temannya. Kali ini ia berdiri di hadapan sejumlah anggota Brimob lainnya, yang mengiringi dengan tepuk tangan kompak (dan "la la la"). Norman menyanyi dengan pengeras suara.

Simak videonya :


Lagu yang kali ini dinyanyikan oleh Briptu Norman berjudul O Dholna, yang muncul di film Dil To Pagal Hai (1997) . Film ini juga dibintangi oleh Sharukh Khan seperti lagu sebelumnya . Sepertinya pak Polisi ini fans beratnya Shakhrukh Khan . Akankah label rekaman menariknya menjadi penyanyi ? Kita lihat saja nanti.

Aksi Norman Kamaru ini bahkan sampai dikomentari oleh Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo. Menurut dia, adalah baik bila Norman disalurkan bakat dan kreativitasnya. "Tidak ada sanksi. Kalaupun Kapolda memberi sanksi, itu mendidik," kata Timur di Istana Kepresidenan, Rabu (6/4),

Tanggapan positif muncul dari Kadiv HUMAS Mapolda Gorontalo yang sebelumnya menanggapi dingin video tersebut . AKBP Anton mengakui bahwa aksi Norman di Youtube itu sebuah kreasi seni seorang polisi dan perlu dipupuk. Ia pun menambahkan "Aset kita juga. Jadi kita berterima kasih juga. Rupanya dia ini penyanyi India di Polda. Kita salurkan bakatnya," ujar Anton.

Tak ketinggalan Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo turut memberikan tanggapan atas perilaku Briptu Norman. Menurut dia, adalah baik bila Norman disalurkan bakat dan kreativitasnya. "Tidak ada sanksi. Kalaupun Kapolda memberi sanksi, itu mendidik," kata Timur di Istana Kepresidenan, Rabu (6/4).

baca juga artikel ini :

0 komentar:

Post a Comment

Advertisements

Advertisements